Cara Menulis Katakana, Masa Gini Aja Kamu gak Bisa?

Doumo koncha mina-san!

Materi ini khusus buat kamu yang udah belajar dan menghafal huruf Katakana ya!

Selain itu, aturan dan cara menulis Katakana ini juga mirip seperti cara menulis Hiragana yang pernah kita bahas sebelumnya.

Dengan begitu, kita gak bakal menjelaskannya terlalu panjang lebar untuk beberapa bagian ya!

Makanya, pastikan kamu belajar 3 materi penting sebelumnya tentang Huruf Hiragana, Aturan Menulis Huruf Hiragana, dan Huruf Katakana.

Ingat ya… Disiplin! Biar gak bingung sendiri nantinya.

Karena di materi ini, kita bakal ngebahas beberapa pembahasan penting kayak:

  • Katakana Sei On
  • Katakana Yoon
  • Katakana Goyoon
  • Katakana Chou-onpu
  • Katakana Soku on
  • Huruf Konsonan N

Yos mina-san, tanpa berlama-lama lagi, langsung mulai aja yuk!

Sassato Hajimemashou!

Katakana Sei On

Sama halnya seperti huruf Hiragana Sei-On yang pernah kita pelajari kemarin…

Katakana Sei On merupakan cara baca huruf Katakana yang asli tanpa terkena pengaruh dari panjang pendeknya suara. Sei-On sendiri terdiri dari kanji 清 dan 音, yang secara harfiah memiliki arti “suara murni”.

Dikarenakan gak ada pengaruh pengucapan dari tulisan Katakana itu sendiri, maka Sei On ini menjadi gaya tulisan Katakana yang paling mudah dan simple untuk dibaca.

Nah, adapun beberapa contoh dari Katakana Sei-On ini diantaranya adalah:

  • アメリカ (Amerika) – Amerika
  • テレビ (Terebi) – TV
  • パン (Pan) – Roti
  • バス (Basu) – Bus
  • サラダ (Sarada) – Salad
  • ピアノ (Piano) – Piano

Seperti yang terlihat ya… gak ada gaya baca panjang dan penghentakkan pada kotoba-kotoba di atas.

Dengan kata lain, tulisan yang simple tersebut disebut sebagai tuilsan murni alias Sei On.

Katakana Yoon (拗音)

Lagi-lagi kita mesti berkaca pada cara menulis dan membaca huruf Hiragana yang pernah kita bahas sebelumnya!

Hiragana Yoon ini menggunakan suara yang berakhiran /i/, kemudian disusul dengan huruf /ya/, /yu/, dan /yo/, tetapi dalam ukurannya setengah dari ukuran biasa.

Begitupun dengan Katakana Yoon!

Kita menggunakan suara dari huruf katakana berakhiran /イ/ yang disusul dengan huruf  /ヤ/, /ユ/, dan /ヨ/.

Bahkan cara bacanya pun sama loh!

Tabel Katakana Yoon

Biar lebih jelas, nih tabel huruf Katakana Yoon yang bisa kamu hafalin:

Katakana Yoon Dalam Bentuk Tulisan

Katakana Akhiran /i/YAYUYO
(ki)キャ (kya)キュ (kyu)キョ (kyo)
(shi)シャ (sha)シュ (shu)ショ (sho)
(chi)チャ (cha)チュ (chu)チョ (cho)
(ni)ニャ (nya)ニュ (nyu)ニョ (nyo)
(hi)ヒャ (hya)ヒュ (hyu)ヒョ (hyo)
(mi)ミャ (mya)ミュ (myu)ミョ (myo)
(ri)リャ (rya)リュ (ryu)リョ (ryo)

Ah… ternyata sama dengan huruf Hiragana di materi sebelumnya ya!

Jika kamu belajarnya disiplin, dijamin gak bakal kesulitan di bagian ini!

Katakana Goyoon (合拗音)

Tapi, Katakana punya cara baca tambahan, yakni Goyoon!

Apa itu?

Katakana Goyoon (合拗音) merupakan huruf suara gabungan dalam bahasa Jepang. Mirip seperti Katakana Yoon, Katakana Goyoon juga menggunakan huruf kecil setelah huruf utama. Bedanya, Huruf utama tidak harus selalu berakhiran /i/, sementara huruf kecilnya menggunakan huruf vocal a,i,u,e, dan o.

Biar lebih jelasnya, simak tabel di bawah ya…

Tabel Katakana Goyoon Dalam Bentuk Tulisan

RomajiAIUEO
C   チェ (che) 
D ディ (di)デゥ (du)  
Fファ (fa)フィ (fi) フェ (fe)フォ (fo)
J   ジェ (je) 
Qクァ (qa)クィ (qi) クェ (qe)クォ (qo)
T ティ (di)テゥ (du)  
Vヴァ (va)ヴィ (vi)ウ (vu)ヴェ (ve)ヴォ (vo)
W ウィ (wi) ウェ (we) 
Y イ (yi) イェ (ye) 

Tentu aja, kehadiran Katakana Goyoon ini penting banget biar kita bisa menulis dan membaca kata-kata serapan yang gak bisa ditulis sama huruf Hiragana biasa.

Makanya, tabelnya pun aku buat dalam susunan romaji, dari B-Z tanpa huruf vokal.

Contoh Huruf Katakana Goyoon

  • ティー (tī) – the
  • ディスク (disuku) – disk
  • ファイル (fairu) – file
  • フェス (fesu) – festival
  • フォーク (fōku) – fork
  • ウェイホーム (Weihōmu) – Weihome
  • ウィキペディア (wikipedia) – Wikipedia
  • ウェブサイト (websaito) – website
  • ウォッカ (wokka) – vodka
  • ウォーム (wōmu) – cacing

Tuh kan, betapa pentingnya Katakan Goyoon ini dalam kehidupan sehari-hari.

Tanpanya, kita galau sebagai orang asing karena gak bakal bisa menuliskan suara-suara dari bahasa kita ke bahasa Jepang.

Katakana Chou-Onpu (長音符)

Selanjutnya, kita lihat aturan menulis dan membaca huruf Katakana yang dipanjangkan sekaligus paling simple sejagat raya.

Ingat kan dulu di Hiragana Chou-On, ada beberapa aturan untuk memanjangkan huruf Hiragana?

Aturannya agak rumit sehingga banyak para pembelajar pemula dan wibu yang bisanya cuman ikut-ikutan ngomong bahasa Jepang doang salah kaprah dalam mengucapkan tulisan bahasa Jepang.

Misalnya, Sensei harus dibaca Sensee, Gakkou harus dibaca Gakkoo, dan sebagainya.

Nah, khusus untuk Katakana gak serumit itu kok, karena kita menggunakan ikon .

Nah, ikon tersebut disebut sebagai Chou-onpu, yang memilki arti “tanda suara panjang”.

Singkatnya sih… kalau mau memanjangkan suatu kata, ya tinggal gunain aja si Chou-onpu ini… langsung kelar urusan!

Beberapa contoh kotobanya adalah sebagai berikut:

  • バー (bā) – bar
  • カード (kādo) – kartu
  • メール (mēru) – surat
  • ケーキ (kēki) – kue
  • コーヒー (kōhī) – kopi
  • サービス (sābisu) – jasa
  • ドア (doa) – pintu
  • ラジオ (rajio) – radio
  • パーティー (pātī) – pesta
  • ウェイホーム (Weihōmu) – Weihome

Apa aku bilang? Lebih gampang daripada Hiragana Chou-On yang kita pelajari kemarin kan?

Kalo tetap masih kebingungan dan gak bisa, benar-benar kebangetan namanya ya!

Katakana Soku On (促音)

Nah, kalo ini sama saja dengan Hiragana Soku-On, yakni suara yang dihentakkan.

Bahkan cara penggunaannya pun sama, yakni menggunakan huruf Tsu ツ yang berukuran kecil. Lalu ditempatkan sebelum suara konsonan yang ingin dihentakkan.

Karena bagaimana pun juga, kosakata asing jauh lebih banyak memiliki suara yang dihentakkan dibandingkan dengan bahasa Jepang itu sendiri.

Makanya, Soku On dari Katakana ini bakal sering kamu temuin di berbagai macam kalimat dan kosakata.

Beberapa contoh Katakana Soku-On adalah sebagai berikut:

  • バック (bakku) – bagian belakang; punggung; mundur
  • キック (kikku) – menendang; tendangan
  • サッカー (sakkā) – sepak bola
  • パック (pakku) – bungkus; kemasan; paket
  • ミックス (mikkusu) – campuran; mencampur
  • ドック (dokku) – dermaga
  • ロック (rokku) – musik rok; batu; kunci
  • ジャック (jakku) – jaket
  • ブック (bukku) – buku
  • レッド (reddo) – merah

Semua kosakata di atas diambil dari serapan bahasa Inggris.

Tapi ingat, gak semua serapan itu dari negara tersebut ya, melainkan bisa aja dari berbagai macam tempat kayak Pan (roti) yang ternyata berasal dari bahasa Portugis.

Katakana Konsonan N

Terakhir kita gunain suara konsonan N yang bisa berubah suara vokalnya tergantung menghadapi huruf apa.

Aturannya:

  • Katakana N bakal dibaca setengah mendengung jika berada di belakang kata atau kalimat. Contohnya パン (pan) – roti.
  • Katakana N bakal dibaca mendengung jika menghadapi huruf G dan K. Misalnya ランキング (rangkinggu) – ranking.
  • Katakana N bakal dibaca M jika menghadapi huruf M, P, dan B. Misalnya てんぺ (tempe) – makanan tempe.

Nah, salah satu hal yang perlu mina-san perhatikan adalah huruf M dari bahasa asing.

Semisal ingin diubah ke dalam huruf Katakana, maka mesti dilihat dulu huruf M itu menghadapi konsonan apa?

Misalnya kata Tempe yang udah aku jadiin contoh di atas ya!

Mungkin bagi orang awam, para pembelajar awalan, dan si wibu ini bakal nulis seperti ini: テムぺ.

Jadi diipaksain gitu ya… jelek banget!

Padahal gaya tulisannya bisa gunain huruf N sebagai pengganti M, karena huruf M dari kata Tempe itu menghadapi konsonan P.

Gampang kan?

Contoh kosakata lainnya?

Nih… ada beberapa:

  • Sambal
  • Gembus
  • Jambi
  • Lampung
  • Ambon
  • Palembang

Nah, sekalian tugas… silahkan tuliskan kata-kata di atas ke dalam huruf Katakana di kolom komentar ya!


Pelajaran Selanjutnya:

Pelajaran Sebelumnya:

Leave a Comment