Penggunaan Partikel Wa (は) Dalam Bahasa Jepang

Partikel WA (は) merupakan pola kalimat dasar bahasa Jepang. Partikel “wa (は)” berfungsi sebagai penanda subjek. Atau lebih jelasnya merupakan tanda menjelaskan sesuatu. Seperti “Saya adalah seorang siswa”, “Saya adalah seorang guru”, dll.

Dalam bahasa Jepang, pola WA ini ditulis dengan huruf “HA ( = HA), tapi dibaca wa.
Bisa kita simpulkan, dalam beberapa kalimat, WA (は) sendiri bisa diartikan sebagai “ADALAH“, tapi ingat!! Tidak semuanya.

Untuk lebih jelasnya nanti kita pelajari bersama dalam bahasan belajar bahasa jepang kita kali ini.

Ups… hampir lupa,, seperti yang sudah saya janjikan kemarin di materi memperkenalkan diri, kita juga akan melihat kegunaan kata “desu” disini..

Oke teman,, siapkan otak kalian, siapkan buku dan pensil (jika menurut Anda perlu), dan mari kita mulai…

Kalimat Pernyataan dari Partikel Wa ()
~WA~DESU
~は~です

Pola Kalimat ini berfungsi untuk memberikan pernyataan atau penjelasan, dan ini berbentuk positif (bukan penyangkalan).

Contoh kalimat :

  1. Watashi wa Yagami desu
    わたし は やがみ です
    Saya Adalah Yagami
  2. Watashi wa sensei desu
    わたし は せんせい です
    Saya adalah guru
  3. Watashi-tachi wa nihon-jin desu
    わたしたち は にほんじん です
    Kami adalah orang Jepang

Kalimat Sangkalan atau Menyangkal
~wa ~dewa arimasen
~は ~ではありません

Pola kalimat ini digunakan untuk menyangkal sesuatu, atau bisa juga berarti “bukan”. Contoh Kalimat :

  1. Watashi wa Yagami dewa arimasen
    わたし は やがみ では ありません
    Saya bukan Yagami
  2. Watashi wa sensei dewa arimasen
    わたし は せんせい では ありません
    Saya bukan guru
  3. Watashi-tachi wa nihon-jin dewa arimasen
    わたしたち は にほんじん では ありません
    Kami bukan orang Jepang

Kalimat Tanya
Wa ~Desu ka
~は~ですか

Kalimat ini menunjukkan pertanyaan kepada seseorang.

Perhatikan, pada akhir kalimat berbunyi DESU KA (dibaca = deska) yang berarti bertanya. Nah, jika dibahasa Indonesiakan kurang lebih artinya “APAKAH?”, tapi agar pola kalimat dalam B.Indonesia tidak rancu, kita simpan saja kata “APAKAH” tersebut di depan kalimat.

Contoh kalimat :

  1. Anata wa Yagami-san desu ka?
    あなた は やがみさん ですか
    Apakah Anda adalah Tuan Yagami?
  2. Anata wa sensei desu ka?
    あなた は せんせい ですか
    Apakah Anda seorang guru?
  3. Anata-gata wa nihon-jin desu ka?
    あなたがた は にほんじん ですか
    Apakah kalian orang jepang?

Sedangkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam ini, kita bisa menggunakan “haik” dan “iie“, yang artinya “ya” dan “tidak/bukan

Contohnya :

X: Anata wa Nihon-jin desu ka?
X: あなた は にほんじん ですか
X: Apakah Anda orang Jepang?

Y : Haik, sou desu (jika benar)
Y: はい, そうです
Y: Ya, betul

Y: iie, sou dewa arimasen (jika bukan)
Y: いいえ,そう では ありません
Y: Tidak, bukan

Mengerti Minna-san?? Tolong jawab dengan keras “Saya mengerti Senpai..!!”

Nah, bagi yang belum paham, harap untuk membaca kembali ke atas. Ingat!! Disiplin…

Kalo Anda sudah mengerti, kita lanjutkan pelajaran kita.

RENSHUU (練習)

Saatnya latihan.

Sebelumnya, tolong hafalkan dulu Kotoba di bawah ini :

Kotoba (言葉)

Watashi () : Saya
Anata (あなた) : Kamu
Watashi-tachi (私達) : Kami
Anata gata (あなたがた) : Kalian
Ano Hito (あの人) : Orang itu
Nihon-jin (日本人) : Orang Jepang
Kankoku (韓 国) : Korea
Sensei (先 生) : Guru
Kenshuusei (研 修 生) : Pemagang

Latihan 1 : Terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia

  1. Watashi wa Tanaka Desu
    わたしはたなかです
  2. Watashi-tachi wa nihon-jin dewa arimasen
    わたしたちはにほんじんではありません
  3. Tanaka-san wa sensei desu
    たなかさんはせんせいです
  4. Ano hito wa kenshuusei desu ka ?
    あのひとはけんしゅうせいですか

Latihan 2 : Terjemahkan ke dalam bahasa Jepang

  1. Apakah Kamu seorang pemagang?
  2. Tuan Takefumi adalah orang Jepang
  3. Aku bukan seorang guru
  4. Apakah tuan Kim orang korea?

Please rate this

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *