Kata Kerja Positif, Negatif, dan Lampau Bahasa Jepang

Konnichiwa minna-san!! Kita masih berada di Bab 13, yaitu bab yang menjelaskan dan berfokus pada kata kerja dasar Bahasa Jepang. Yosh… kencangkan sabuk pengaman Anda, karena kita akan segera belajar bahasa jepang di sekolah kita tercinta… Weihome Gakuen.

Pertama, saya ingin mengingatkan sobat semua tentang perubahan kata kerja bentuk kamus ke dalam kata kerja bentuk ~masu. Apakah sobat semua sudah menguasainya? Saya harap selama satu minggu ini sobat terus berlatih tentang kata kerja bentuk ~masu ini ya! Karena pada materi 3 ini, kita akan membahas tentang perubahan bentuk kata kerja ~masu. Dan itu artinya, sobat harus sudah menguasai pelajaran materi 2 minggu lalu tentang Kata kerja bentuk ~masu. Bagi yang belum belajar, harap kembali lagi ya!! Ingat, disiplin!!

Selanjutnya, kita akan membahas tentang perubahan bentuk ~masu ini, baik ke dalam bentuk negatif, lampau, maupun negatif lampau. Ini juga hal yang penting ya, karena setiap hari kita akan terus berhubungan dengan hal ini. Untuk sesaat, jadikan materi ini sebagai pacar sobat. Bagi yang udah punya pacar, jadikan selingkuhan. Nyahahaha!

Perubahan ~Masu


Selalu kita tahu, bahwa bahasa Jepang memiliki 4 keadaan berbeda dalam suatu kalimat. Apa saja itu? yaitu, positif sekarang, negatif sekarang, positif lampau, dan negatif lampau. Maka dari itu, kita perlu memfokuskan diri pada keempat keadaan tersebut untuk materi ini. Intinya, kita mesti mengetahui konteks kalimat yang sedang sobat bicarakan, maupun lawan bicara yang sedang ……… tentu saja berbicara juga.

Semua keempat keadaan kalimat yang berbeda itu memiliki pola masing-masing. Polanya sebenarnya sama, tergantung kita yang pandai-pandai untuk membuatnya variatif. Nah, yang menjadi fokus perhatian kita adalah akhiran ~masu nya itu sendiri. Coba tengok deh, biar lebih asik!

~Masu Positif Sekarang

Ini digunakan untuk menyatakan kalimat yang sedang berlangsung, untuk kalimat yang akan datang, atau bisa juga kalimat yang menyatakan kebiasaan. Ingat, tergantung konteks kalimat dan situasi pada saat sobat sedang berbicara dengan seseorang.

POLA : KK + MASU

  • Watashi wa kyou Osaka he ikimasu
    私は今日大阪へ行きます。
    Hari ini saya pergi ke Osaka
  • Watashi wa ashita nara he ikimasu
    私は明日奈良へ行きます。
    Besok saya akan pergi ke Nara
  • Watashi wa mai asa itsumo gakkou he ikimasu
    私は毎朝いつも学校へ行きます。
    Setiap pagi Saya selalu pergi ke sekolah

Coba perhatikan, ketiga kalimat diatas walau berada pada satu pola yang sama, namun memiliki situasi yang berbeda. contoh kalimat nomor 1, menyatakan tentang positif sekarang. Nomor 2 menyatakan tentang rencana (masa depan : “akan”), dan yang nomor 3 itu kalimat yang menyatakan kebiasaan. Coba perhatikan, satu pola saja bisa mewakili banyak hal, betapa indahnya. Hahaha! Lantas, ini sudah menjadi tugas sobat untuk membedakan dan menggunakannya. Akur???

Lantas bagaimana jika ingin merubahnya ke dalam bentuk tanya?
Mudah saja, berkali-kali saya sudah menjelaskannya. Cukup hanya dengan menambahkan akhiran ~ka di belakang kalimatnya. Misal :

  • Kimi wa ashita nara he ikimasu ka?
    君は明日奈良へ行きますか。
    Apakah besok kau akan pergi ke Nara?

Mudah kan? Mudah dong! Yang sulit itu yang nggak praktek. Hehehe

~Masu Negatif Sekarang

Ini untuk menyatakan kalimat sangkalan. Sama seperti POSITIF SEKARANG, bisa juga untuk kalimat sangkalan yang akan datang, maupun sangkalan kebiasaan.

POLA : KK + MASEN

  • Watashi wa kyou Osaka he ikimasen
    私は今日大阪へ行きません。
    Hari ini saya tidak pergi ke Osaka
  • Watashi wa ashita nara he ikimasen
    は明日奈良へ行きません。
    Besok saya tidak akan pergi ke Nara
  • Watashi wa mai asa itsumo gakkou he ikimasen
    私は毎朝いつも学校へ行きません。
    Setiap pagi Saya tidak selalu pergi ke sekolah

Maaf, saya gunakan konteks kalimat yang sama aja, biar lebih mudah dalam memahami perbedaannya.

Jadi intinya, jika ingin menyangkal atas apa yang kita kerjakan (mengatakan “tidak melakukannya”), maka akhiran kata kerja ~masu itu dirubah menjadi ~masen. Simple kan? Mudah kan? Tentu saja. Yang sulit itu yang nggak ngerti, nyahaha.

Nah, untuk kata tanya sendiri?
Perlu diperhatikan, bahwa untuk kata tanya bentuk negatif sekarang, akan memiliki 2 arti yang berbeda. harap berhati-hati dalam memahaminya ya! Sebenarnya kita sudah mempelajarinya, tapi apa salahnya jika kita mencoba kembali membahasnya.

  • Kyou gakkou he ikimasen ka?
    今日学校へ行きませんか。
    Apakah hari ini kau tidak pergi ke sekolah?
  • Isshoni gakkou he ikimasen ka?
    一緒に学校へ行きませんか。
    Maukah kau pergi ke sekolah bersamaku?

Nah, loh!! Serupa kok tidak sama? Jangan terkecoh minna! Ingat, belajar bahasa itu jangan diartikan, tapi dipahami maksudnya. Ada konteks yang sangat mencolok disini, yaitu kata “isshoni”, yang artinya bersama-sama. Yang perlu digaris bawahi adalah, jika ada kata “isshoni” maka kalimat tersebut menjadi kata ajakan. Bila tidak ada, maka itu menanyakan. Namun, ada beberapa situasi dimana “isshoni” tidak dipakai namun masih menyatakan ajakan. Cara mengantisipasinya, tentu saja banyak-banyak belajar dan praktek untuk mengenal dan membedakannya. Setuju???

~Masu Positif Lampau

Kalimat ini tentu saja, untuk menyatakan sesuatu yang sudah sobat lakukan.

POLA : KK + MASHITA

  • Watashi wa Osaka he ikimashita
    私は今日大阪へ行きました。
    Saya sudah pergi ke Osaka
  • Watashi wa kinou nara he ikimashita
    私は明日奈良へ行きました。
    Kemarin saya pergi ke Nara

Coba perhatikan yang nomor 1. Disana tidak dijelaskan waktunya seperti nomor 2 (ada kata “kemarin” di nomor 2). Tapi kenapa ya, kok artinya tetap dianggap sebagai kata lampau? Ada yang tahu?

Hehehe, tentu saja konteks kalimat yang ada di akhir, yaitu ~mashita. Walau si pembicara tidak menjelaskan waktu secara detail, namun akhiran ~mashita yang dia gunakan jelas sekali mengindikasikan bahwa dirinya sudah tidak berada di tempat dia berdiri, alias sudah pergi ke Osaka.

Sedangkan untuk nomor 2, ini jelas menggunakan kata waktu yaitu “kemarin”, jadi otomatis mau tidak mau harus menggunakan akhiran ~mashita. Deal?

~Masu Negatif Lampau

Nah, yang terakhir nih. Kalimat ini berfungsi untuk menyangkal bahwa sobat tidak melakukan sesuatu di masa lampau.

POLA : KK + MASEN DESHITA

  • Watashi wa Osaka he ikimasen deshita
    私は今日大阪へ行きません。
    saya tidak pergi ke Osaka
  • Watashi wa kinou nara he ikimasen deshita
    私は明日奈良へ行きませんでした。
    Kemarin saya tidak pergi ke Nara

Perlu penjelasan untuk yang satu ini? Sepertinya tidak ya!! Karena toh sama saja penjelasannya. Intinya kalimat ini untuk menyangkal sesuatu di masa lalu.

YOOOSSSHHHAAAAA!!!
Saya harap sobat sudah bisa mengerti tentang cara menggunakan kalimat kata kerja bahasa jepang dalam segala kondisi ya! Baik itu kondisi sekarang maupun lampau. Nah, cobalah untuk terus dan terus berlatih agar sobat semakin mahir dalam menguasai kata kerja ini. Karena setelah ini, kita akan mulai belajar mengobok-obok kata kerja bentuk kamus. Percayalah, ini akan sangat menyenangkan!!

Untuk pelajaran kali ini, saya cukupkan sampai disini ya! Ja minna san, otsukaresama deshita!!

Please rate this

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *