Kata Bantu Bilangan Bahasa Jepang (助数詞 – Josuushi) 5/5 (1)

Ohayoooo… Minna san, kita kembali lagi di kelas belajar bahasa Jepang di Weihome Gakuen. Setelah dua minggu bergelut dengan cara menyatakan keberadaan benda, sekarang kita hirup udara segar sedikit . Karena ada sesuatu yang menanti sobat semua di depan (kata bantu bilangan).

Ohayoooo… Minna san, kita kembali lagi di kelas belajar bahasa Jepang di Weihome Gakuen. Setelah dua minggu bergelut dengan cara menyatakan keberadaan benda, sekarang kita hirup udara segar sedikit . Karena ada sesuatu yang menanti sobat semua di depan (kata bantu bilangan).

Hohoho…

Masih berbicara tentang keberadaan benda nih.

Sejauh ini kita sudah membahas tentang partikel ga, menyatakan ada atau tidaknya suatu benda di suatu tempat, dan juga cara menyatakan keberadaan benda secara spesifik.

Sekarang, di materi ini, kita akan menambahkah sebuah sentuhan akhir yang tak kalah pentingnya dari BAB 11 ini. Yaitu, menyatakan keberadaan benda beserta jumlahnya.

Emangnya penting ya Wei-kun?

Iya dong… perhatikan saja, kita suka berkata “sebuah, dua buah; seorang, dua orang; selembar, dua lembar”. Kata-kata seperti ini tuh sering banget digunakan dalam percakapan sehari-hari… Kalau kata Yopie Latul mah…

♪ “Segantang dua-gantang, bunga dan kumbang, kalau perawan dan bujang, cinta dan sayang” ♪

Tuh, di lirik lagu saja masih menggunakan itungan-itungan seperti itu (segantang dua-gantang), apalagi dalam percakapan sehari-hari.

Right?

Nah, pokok masalah kita sudah ditemukan, saatnya membahas lebih jauh lagi.

Kata Bantu Bilangan - Josuushi

Seperti yang sudah dibocorkan di atas, menghitung benda dalam bahasa Jepang juga memiliki satuan yang berbeda-beda seperti halnya dalam bahasa Indonesia. Agar bisa diprint, di bawa ke rumah lalu dihafalkan sama sobat semua, jadi saya membuat daftar hitungannya dalam bentuh format PDF. Bisa sobat download di bawah sini.

Download Daftar Kata Bantu Bilangan Disini

Sudah di download? Sudah dilihat? Oke, kita lanjutkan.

Menyatakan Keberadaan Jumlah Benda

Sebelumnya sudah dijelaskan letak bendanya, namun ada masalah muncul ketika ada benda lebih dari satu. Misalnya :

Bu Guru : Andi, di kelas ada berapa orang?
Andi : Ada berapa ya Bu? Hmm… Kasih tau ga eeaaa…

Gaya ngeles seperti Andi diatas itu mungkin akan terjadi pada sobat jika tidak bisa membuat pola pernyataan keberadaan jumlah benda ini.

Nah, jadi kita lihat polanya dulu ya!!

Kata Tempat + ni + KB + ga + Kata Bil. + arimasu/imasu

Disini, saat membuat polanya sobat harus jeli, benda apa yang disebutkan, kemudian harus disesuaikan dengan Kata Benda itu sendiri.

Seperti misalnya si Ibu guru menanyakan “berapa orang di kelas”. Maka hitungannya adalah Hitori, Futari, Sannin, Yonnin, dst.

Ingat, jangan sampai salah menyebutkan kata bilanngannya.

Menyatakan Keberadaan Jumlah Benda​

Kembali ke percakapan, misalnya si Andi sudah tau cara membuat pola kalimatnya, maka si Andi sekarang sudah ga ngeles lagi, dia bakal langsung bilang…

Andi : Kyoushitsu ni gakusei ga futari imasu (Di kelas ada 2 orang siswa)

Coba perhatikan polanya… Rapi kan?

Contoh Kalimat 

  • Heya ni senpuuki ga ichidai arimasu 
    部屋に扇風機が一台あります。
    Di kamar ada kipas angin satu buah
  • Tsukue no ue ni pen ga nanbon arimasu ka 
    机の上にペンが何本ありますか。 
    Di atas meja ada berapa batang pulpen?
  • Reizouko no naka ni ringo ga mittsu arimasu
    冷蔵庫の中にりんごが三つあります。
    Di dalam kulkas ada 3 buah apel

Hanya Ada Sekian - Shika nai

Kembali ke percakapan si Andi. Misalnya si Andi ingin mengutarakan bahwa di kelas itu cuman “hanya ada dua orang”. Dia menekankan suatu hitungannya itu sendiri. Kalo di percakapan kira-kira seperti ini…

Bu Guru : Andi, di kelas ada berapa orang?
Andi : Hanya ada dua orang, bu…
Bu Guru : Ya ampun… Ya sudah, hari ini kita ga jadi belajar kalkulusnya
Andi : (^人^)

Pengen dapet situasi kayak si Andi? Ok… kita bahas polanya.

Kata Tempat + ni + KB + ga + Kata Bil. + Shika arimasen/imasen

Yang perlu ditambahkan disini adalah kata “Shika” sesudah kata bilangan. Dan ingat, polanya dirubah menjadi bentuk negative (~masen)

Sensei : Andi-san, kyoushitsu ni nannin imasu ka?
Andi : Kyoushitsu ni gakusei ga futari shika imasen

Si Andi bilang “Di kelas cuman ada siswa 2 orang”.
Contoh lainnya :

  • Jimushitsu ni tsukue ga yattsu shika arimasen 
    事務室に机が八つしかありません。 
    Di ruang kantor hanya ada 8 buah meja
  • Kami ga ichimai shika arimasen 
    紙が一枚しかありません。
    Hanya ada selembar kertas.

Mungkin harus saya tekankan sekali lagi di sini:

  • Jika benda hidup maka menggunakan Iru, sehingga kata negatifnya menjadi imasen.
  • Sementara benda mati menggunakan Aru, sehingga kata negatifnya menjadi arimasen.

Mengertilah sobat. hehehe

Menanyakan Harga - Ikura

Pada saat menanyakan harga pun, kata bantu bilangan dan hitungan benda ini sangat diperlukan loh. Ga percaya? Cek saja!!

Cara menanyakan harga : Ikura desu ka (berapa harganya)

  • Kore wa ikura desu ka? 
    これはいくらですか。 
    Ini berapa harganya?
  • Kono sushi wa ippai ikura desu ka? 
    この寿司は一杯いくらですか。 
    Sushi ini sepiring berapa harganya?

Ketika sobat berada di Jepang, tentunya harus bisa menanyakan harga sebuah benda atau makanan. Memang setiap makanan terkadang sudah tertera bandrol harganya, tetapi di beberapa tempat kadang tidak ada. Terutama di festival-festival yang menyediakan jajanan jalanan (street food).

Meminta Suatu Benda Dengan Kata Bantu Bilangan

Ini yang terakhir. Untuk meminta benda, kita bisa menggunakan partikel “wo ()” dan kata kudasai (下さい)”. Itu artinya sobat meminta sebuah benda kepada orang yang sobat ajak bicara. Seperti…

  • Raamen wo kudasai 
    ラーメンを下さい 
    Minta mie ramen
  • Sake wo kudasai 
    酒を下さい 
    Minta sake

Nah, jika misalkan sobat ingin meminta makanan lebih dari satu, tinggal menambahkan kata bilangan itu tadi, jadi…

KB + wo + Kata bil + Kudasai

  • Raamen wo sanbai kudasai 
    ラーメンを三杯下さい 
    Minta Raamen 3 piring
  • Juusu wo nihai kudasai 
    ジュースを二杯下さい。
    Minta jus 2 gelas

Mudah kan minna? Mudah dong. Yeah!!

Benar-benar lebih gampang daripada bikin artikelnya… hahaha.

Sebelum saya akhiri, saya punya beberapa contoh kalimat yang mungkin bisa berguna untuk menunjang pembelajaran sobat di materi ini.

Cekidot!!

  • Ringo wo Yottsu kaimashita 
    りんごを4つ買いました。 
    sudah membeli apel 4 buah
  • Suimasen, Raamen wo sanbai to Udon wo ippai kudasai 
    すいません、ラーメンを3杯とうどんを一杯下さい。 
    Maaf, minta 3 mangkok ramen dan udon semangkok udon
  • Kaisha no shain wa hachinin desu. Minna nihonjin desu yo! 
    会社の社員は8人です。皆日本人ですよ!
    Staff perusahaan saya ada 8 orang. Semuanya orang Jepang loh!
  • X : Isshuukan ni nankai jogingu wo shimasu ka. 
    X : 1週間に何回ジョギングをしますか。 
    X : Seminggu jogging berapa kali?
  • Y : Yonkai gurai shimasu 
    Y : 4回ぐらいします。
    Y : Kira-kira 4 kali

Untuk minggu ini, kita cukupkan sampai disini. Bila ada salah kata, tolong salahkan tulisannya.. Haha.

Yosh minna, Otsukaresamaaaaa

Please rate this

Leave a Comment